Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

Pohjentrek, STAIS Pasuruan

Geliat perekonomian di desa terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan pemangku kepentingan lainnya.

Satu dari beberapa dukungan itu adalah Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) yang diinisiasi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Ikut mendukung itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 9 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menfasilitasi Usaha Kecil Mikro (UKM) Songkok di Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dengan kegiatan sosialisasi pemasaran digital, Jum’at (02/09/2022).

Koordinator kegiatan, M Miftahul Ulum menjelaskan, sosialisasi itu bertujuan untuk memberi pemahaman dalam memasarkan produk dengan memanfaatkan media sosial yang setiap hari dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Dengan pemasaran digital dapat membantu meningkatkan jangkauan pemasaran terhadap pembeli. Harapannya, Songkok produk Desa Sungi Wetan dapat dikenal lebih luas melalui internet dan media sosial,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Selasa (13/09/2022).

Ia juga menyebutkan, beberapa peluang berbisnis di era digital. Seperti kemudahan mempromosikan produk usaha dapat dilakukan dari rumah melalui marketplace dan media sosial.

“Peserta kegiatan mendapatkan tips untuk memperkenalkan produk melalui media sosial dan marketplace seperti Tiktok, Instagram, Google Bisnis, dan Shoopee,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungi Wetan, Cholil, mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan dukungan mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan bisnis.

“Diharapkan melalui kegiatan ini seluruh pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di wilayah Pegirian khususnya, dapat memanfaatkan pengetahuan yang didapat dalam hal pemasaran dan memaksimalkan peluang usaha baru sehingga mampu bersaing di pasar bisnis global dengan memanfaatkan media pemasaran elektronik melalui marketplace,” tuturnya.

Untuk diketahui, kegiatan itu dilaksanakan di Balai Desa Sungi Wetan dan dihadiri oleh Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) masyarakat setempat.

You may also like...